sayu, tatapan itu kian teronggok, terpuruk rapuh
tak ada keceriaan, tak ada kebahagiaan
tak ada lagi barisan geligi yg mendamaikan
sungguh, dunia di balik kacamata itu tak mampu lagi terselami

penasaran, masih akankah asa berdialektika dalam perandaian?
ingatan meregang kenangan
meremah.. tak ada awalan, tak ada sisipan, apalagi akhiran
hanya tatapan yg berpaling pada keheningan..
serta, sehasta logika kian bergemuruh bersama hujan

Hey, teguhkanlah pilihan..
biarkanlah jalan ini menjadi pembuktian
terbaik hanyalah perbaikan
awal do'a penyempurna pertarungan
untuk hari ini, esok, lusa, nanti, kehidupan pasca kehidupan

dan lalu, sesunyi langit berpendar sentimen, egois.... [06/04/2012]

 


Comments




Leave a Reply